Apabila kita perhatikan bintang-bintang di langit pada malam hari yang cerah, kita akan dapat melihat bintang-bintang yang berkela-kelip, seakan-akan memenuhi hamparan langit nan luas. Bintang-bintang tersebut tampak kecil di mata kita, namun sesungguhnya adalah merupakan benda angkasa yang besarnya dapat melebihi matahari kita. Matahari kita sebenarnya juga merupakan bintang, namun karena letaknya paling dekat dengan Bumi, maka kelihatannya lebih besar dibandingkan dengan bintang-bintang lainnya.
Matahari dan bintang-bintang lainnya adalah merupakan bola gas raksasa yang sangat panas membara.Bumi dan planet-planer yang mengelilingi Matahari adalah juga merupakan benda langit,akan tetapi tidak mengeluarkan energi panas/cahaya sebagaimana bintan-bintang dan Matahari.
Bumi dan satelitnya Bulan, bersama-sama dengan ke-9 planet lainnya mengelilingi Matahari dengan kecepatan tinggi. Matahari dan ke-9 planetnya dinamakan TATA SURYA. Ke-9 planet tersebut adalah : Merkurius, Venus, Earth (Bumi), Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto. Belakangan ini oleh para antariksawan, Pluto tidak dicantumkan lagi sebagai planet terluar dari gugusan Tata Surya.
Pada kenyataannya, Bumi.... selain berputar mengelilingi Matahari, juga berputar pada porosnya. Perputaran Bumi pada porosnya, dijadikan oleh manusia sebagai hitungan jam, sedangkan Bulan sebagai satelit Bumi, mengelilingi Bumi dalam kurun waktu satu bulan. Sedangkan Bumi, mengelilingi Matahari dalam kurun waktu satu tahun. Berdasarkan informasi dari ilmuwan angkasa luar, ternyata Matahari dan planet-planet yang menyertainya juga mengelilingi bintang lain yang lebih besar , yaitu Bintang Vega.
Kumpulan dari bintang-bintang yang berdekatan dengan Matahari, disebut dengan Galaksi. Diperkirakan ada jutaan atau bahkan milyaran bintang dalam satu galaksi. Galaksi dimana planet Bumi dan Matahari berada, dinamakan Galaksi Bima Sakti (Milky Way). Adapun galaksi yang terdekat dengan galaksi kita adalah Galaksi Andromeda.
Ada beberapa banyak-kah galaksi di ruang angkasa ini ? Ternyata para ilmuwan sudah mengelompokkan galaksi-galaksi yang berdekatan dengan sebutan Cluster/Super Cluster. Sungguh luas sekali alam semesta ini. Jika bumi dibandingkan dengan besarnya Galaksi Bima Sakti, sungguh ... bagaikan sebutir pasir di hamparan yang luas.
Lalu, bagaimana dengan manusia penghuni planet Bumi yang dijadikan Khalifah oleh Tuhan. Dibandingkan dengan besarnya alam semestaini, sungguh dengan pemahaman yang jernih, manusia (seakan) tidak ada apa-apanya. Berdasarkan informasi para ilmuwa, alam semesta ini sangatlah luas, "seakan" bagaikan lautan yang tiada bertepi. Kata seakan menggambarkan, seolah-olah, karena sedemikan luasnya alam semesta, ilmu pengetahuan manusia belum dapat menentukan batasnya. Atau dengan perkataan lain, setelah batas alam semesta ini terlampaui, maka di seberang sana ADA APA ?
Yang pasti, yang besarnya tidak terbatas adalah Tuhan Yang Maha Besar. Alam semesta hanyalah merupakan ciptaan-NYA, yang tentunya sangat terbatas luasnya atau besarnya. Apakah ada yang dapat kita petik hikmahnya dari kebesaran Tuhan tersebut ? Semoga.
Selasa, 15 Februari 2011
ALAM SEMESTA
Diposting oleh PUJIONO di 19.11 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)